
LABA PDAM BELU TAHUN BUKU 2019 DI TENGAH BADAI KEMARAU EKSTRIM
LABA PDAM BELU TAHUN BUKU 2019 DI TENGAH BADAI KEMARAU EKSTRIM
Pengakuan para pegawai PDAM Kabupaten Belu bahwa tahun 2019 adalah tahun kemarau panjang yang mengakibatkan debit produksi air PDAM Belu sangat menurun. Tahun dimana Sumber air SPAM Wematan Tirta mengalami kekeringan sejak bulan Oktober hingga awal desember (dan saat inipun debitnya masih sekitar 3 liter). Sorotan publik atas layanan managemen PDAM Belu menjadi meningkat karena banyak pelanggan tidak dapat teraliri air PDAM Belu.
Kejadian ini sangat mempengaruhi pendapat sesuai target anggaran dalam RKAP 2019. Bisa dapat melihat bersama realisasi pendapatan 2019 sebesar Rp 3.790.841.607 dengan rincian pendapatan penjualan air sebesar Rp 3.544.048.900 dan pendapatan non air sebesar Rp 246.792.707. Realisasi pendapatan mencapai prosentase 82% dari target anggaran 2019 sebesar Rp 4.622.865.700 (100%) dengan rincian target anggaran pendapatan penjualan air sebesar Rp 4.274.586.700 dan target anggaran pendapatan non air sebesar Rp 348.000.000 sehingga minus realisasi pendapatan anggaran sebesar Rp 832.015.093 atau -18%.
Hal ini diakibatkan oleh debit produksi sangat menurun dan pada bulan oktober-desember 2019 SPAM Wematan Tirta mengalami kekeringan sumber. Sehingga penjualan air/volume air terjual drastic menurun yang dialami oleh PDAM Kabupaten Belu dari semua SPAM yang dikelola seperti pada bulan mei 51.393m3, juni 49.122m3, juli 47.182m3, agustus 41,707 m3, sepetember 39.433m3, oktober 37.645m3, nopember 29.634m3 dan desember 28.700m3.
Laba yang diperoleh sebesar Rp 77.307.520 sesuai hasil audit keuangan tahun buku 2019 (Hasil Sementara yang dilaporkan kepada Direktur dan Dewan Pengawas) pada tanggal 7-14 januari 2020 oleh KAP Surakarta Solo menurun dibandingkan dengan laba tahun buku 2018 sekitar Rp 247 juta disebabkan oleh volume air terjual drastic menurun, biaya penggajian bulan ke-13 untuk pertama kalinya, biaya ritus adat SPAM Molosoan dan biaya pemasangan aplikasi SI PDAM PINTAR kerjasama dengan PT. Bima Sakti Alterra.
Sumber: Admin/https://www.facebook.com/yunius.k.asa